TV Online Indonesia

Friday, June 10, 2011

Dollar Menguat terhadap Euro

NEW YORK, KOMPAS.com — Dollar AS mengalami kenaikan tajam terhadap euro pada Jumat waktu setempat karena investor khawatir di tengah berita bahwa otoritas Eropa memerhatikan sebuah potensi rescheduling utang Yunani. Mata uang tunggal tenggelam menjadi 1,4348 dollar pada 21.00 GMT atau Sabtu (11/6/2011) pukul 04.00 WIB dari 1,4509 dollar pada akhir Kamis di perdagangan New York. 
Komisi Eropa mengatakan pada Jumat bahwa pendukung internasional dari rencana bailout kedua untuk menangkal ancaman default pada utang Yunani yang sangat besar sekarang sedang dipelajari kemungkinan "penjadwalan". Di Athena, Menteri Keuangan Yunani George Papaconstantinou mengatakan, perdebatan tentang paket bailout baru bagi Yunani tampaknya menjadi berkembang terhadap partisipasi sukarela sektor swasta.

Namun, seorang juru bicara untuk lembaga pemeringkat kredit Moody’s memperingatkan bahwa tindakan apa pun akan dianggap sebagai kegagalan Yunani pada utang-utangnya jika dianggap bahwa investor swasta wajib untuk menjadwal ulang utang mereka daripada hanya diminta untuk melakukannya dengan cara yang benar-benar sukarela.

Prospek inflasi jinak Bank Sentral Eropa juga melekuk harapan pasar untuk kenaikan suku bunga, kata para dealer. Presiden ECB Jean-Claude Trichet mengatakan, posisi bank pada inflasi adalah salah satu dari "kewaspadaan yang kuat", biasanya ditafsirkan pengetatan kebijakan moneter masa depan di zona euro.

"Trichet mengindikasikan kenaikan suku bunga pada Juli, namun ECB agak jinak dengan prospek jangka panjang untuk inflasi," kata Teppei Ino, analis di Bank Tokyo-Mitsubishi UFJ.

Terhadap unit Jepang, dollar datar di 80,31 yen. Dollar diambil 0,8429 franc Swiss (0,8414), sedangkan pound berada di 1,6233 dollar (1,6365), terkena data buruk manufaktur Inggris.


Get Dollar with

Popular Posts